Monster Remedial Academy: Sekolah Sihir untuk Makhluk Gaib yang Payah

Chapter 2: Bab 2: Lorong Gelap dan Misteri yang Menggugah

Rian dan Gizmo berjalan di lorong-lorong gelap yang dipenuhi oleh cahaya redup dari lentera-lentera yang terlihat seperti mata monster yang sedang mengintip. Udara terasa dingin dan lembab, seolah-olah dinding-dinding itu menyimpan rahasia yang tak terungkap. "Aku merasa seperti sedang di film horor," gumam Rian sambil memegang bahu Gizmo dengan erat.

"Tenang saja, manusia. Aku tahu jalan di sini," kata Gizmo dengan nada percaya diri. Namun, beberapa detik kemudian, mereka berhenti di depan persimpangan yang sama untuk ketiga kalinya. Gizmo menggaruk kepala kecilnya, tampak bingung. "Eh... mungkin aku sedikit lupa," akunya dengan suara pelan.

Rian menghela napas, tetapi tiba-tiba, mereka mendengar suara gemerisik dari lorong di sebelah kiri. "Ada apa itu?" tanya Rian, matanya waspada. Sebelum Gizmo sempat menjawab, makhluk kecil berwarna biru dengan sayap kupu-kupu muncul dari kegelapan. "Halo, apa kalian tersesat?" tanya makhluk itu dengan suara melengking.

"Eh, iya. Bisakah kamu membantu kami?" tanya Rian, merasa lega melihat makhluk baru yang terlihat ramah. Makhluk itu mengangguk dan menunjukkan jalan ke lorong yang lebih terang. Namun, di tengah perjalanan, mereka melewati sebuah ruang kelas yang aneh. Di dalamnya, beberapa monster sedang mencoba menulis dengan tinta yang tumpah ke mana-mana, sementara yang lain berusaha memecahkan teka-teki dengan hasil yang kacau balau. Rian tidak bisa menahan tawa melihat kekacauan itu.

Setelah beberapa saat, mereka tiba di depan pintu besar yang tertutup rapat. "Ini ruang penyimpanan," kata makhluk biru itu. "Tapi hati-hati, di dalamnya penuh dengan artefak kuno yang bisa berbahaya." Rian penasaran dan mendorong pintu itu perlahan. Di dalam, ia melihat tumpukan kotak kayu tua dan gulungan kertas yang terlihat sangat kuno. Saat ia mengambil salah satu gulungan, tiba-tiba pintu di belakangnya tertutup dengan keras. "Gizmo!" teriak Rian, tetapi tidak ada jawaban.

Di dalam kegelapan, Rian melihat cahaya redup dari sebuah kotak kayu di sudut ruangan. Saat ia mendekat, kotak itu tiba-tiba terbuka, mengeluarkan suara gemerisik yang aneh. Rian merasa jantungnya berdebar kencang. Apa yang akan ia temukan? Bab ini berakhir dengan Rian yang terjebak di ruang penyimpanan, sementara misteri baru mulai terungkap.

Sponsor
Banner sponsor muncul setelah chapter selesai dibaca agar ritme membaca tetap utuh.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

deleted

delete

Baca

Penantang Takdir

Saat gerbang antar dimensi terbuka di bumi, selurung dimensi terhubung. Sistem antar bintang yang memiliki konsel level...

Baca

Ketika Bertahan Tak Lagi Bernama Cinta

Raka dan Alena adalah pasangan lama yang bertahan bukan karena bahagia, melainkan karena takut kehilangan. Di balik hubu...

Baca

CEO yang belajar Melihat Dari Gadis Buta

seorang CEO muda yang sukses namun dingin Dan tertutup akibat penghianatan di masa lalunya. hidupnya berubah ketika bert...

Baca

le

harus bisa

Baca

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca