Now You’re My Favorite Hello
Chapter 2: Pertemanan yang Perlahan
Aisha menghela napas perlahan saat ia duduk di bangku yang sama dengan Rian. Mereka berdua memperhatikan ke sekeliling kelas, seolah mencari tahu apakah ada yang perlu diperbaiki. Saat itu, Rian mengeluarkan buku dari tasnya, kemudian mengangkat matanya ke arah Aisha.
''Kamu harus sering-sering baca buku, ''katanya, ''jika mau bisa di kelas ini. Aku dulu juga seperti kamu, sering menghela napas dan memandang ke luar jendela. Tapi sekarang aku sudah terbiasa. ''
Aisha tersenyum tipis. Masih ada rasa gugup yang tidak bisa dihilangkan, tapi sekarang, ia merasa bahwa Rian adalah orang yang ramah, dan kata-katanya bisa membuatnya lebih tenang.
Kakak kelas Yudi, seperti biasa, berjalan melewati barisan dengan langkah ringan. Aisha mengangkat matanya, mencoba menatapnya, tetapi ketika ia melihat Yudi, ia segera menunduk. Ia tidak tahu mengapa, tetapi ada rasa gugup yang muncul kembali. 'Aku tidak bisa bersikap seperti ini terus-menerus,' pikir Aisha sambil mengatur napasnya.
Sebagai pengingat, Aisha selalu merasa bahwa ia seperti perahu kecil yang terus mengarungi lautan besar, mencoba berlabuh, tapi tetap takut akan gelombang. Namun, ketika ia menyadari ada Rian di sampingnya, ia mulai merasa bahwa ia tidak sendirian. Walaupun masih gugup, ia berusaha untuk berakting lebih tenang, untuk mencoba melangkah lebih jauh.
Ini adalah langkah kecil, tapi bagi Aisha, itu adalah awal dari dunia baru yang sedang ia bangun.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.