Terjebak oleh jearatan Iblis
Chapter 4: Cahaya di Tengah Kegelapan
Dalam keputusasaan yang memuncak, Maya teringat pesan mendiang kakeknya yang sering ia abaikan:
*"Kejahatan hanya berkuasa jika kau memberinya makan dengan rasa takutmu."*
Dengan sisa tenaga, Maya memejamkan mata bukan untuk menangis, melainkan untuk fokus. Ia tidak melawan dengan fisik, tetapi dengan keteguhan hati.
Ia memusatkan seluruh ingatannya tentang kehangatan, cinta, dan ketenangan yang pernah ia rasakan.
Ketika iblis itu mendekatkan wajahnya untuk mencabut nyawa Maya, wanita itu justru membuka mata dengan tatapan tajam dan berkata dengan suara yang tegas, "Kau tidak punya kuasa di sini. Aku tidak takut padamu."
Sponsor
Banner sponsor muncul setelah chapter selesai dibaca agar ritme membaca tetap utuh.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.