Aku, Kamu, dan Kebodohanku
Chapter 5: Getaran Pertemuan Pertama
Kota itu masih berdenyut dengan kehidupan, tapi bagi Lila, semuanya terasa sepi. Matanya terpaku pada Adrian, yang berdiri tepat di hadapannya. Detak jantungnya berdegup kencang, seperti drum yang dipukul tanpa henti dalam dada. Udara terasa tebal, penuh dengan ketegangan yang tak terungkapkan.
'Kenapa kau melihatku seperti itu?' tanya Lila, suaranya gemetar, tetapi dia berusaha terdengar tenang. Adrian hanya tersenyum, senyum yang membuat Lila merasa seperti dunia ini berputar lebih cepat dari biasanya.
'Karena kau berbeda, Lila,' jawab Adrian, suaranya dalam dan penuh makna. 'Aku tidak bisa menjelaskannya, tapi ada sesuatu tentangmu yang membuatku ingin mengenalmu lebih dalam.'
Lila merasa wajahnya memanas. Dia tidak tahu harus berkata apa, tapi dia tahu satu hal: dia juga merasakan hal yang sama. Ada sesuatu tentang Adrian yang menariknya, seperti magnet yang tak bisa ditolak.
Mereka berdiri di tengah keramaian itu, tapi seolah-olah hanya ada mereka berdua. Lila merasakan getaran aneh di dalam dirinya, seperti energi yang mengalir antara mereka. Dia tidak pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya, dan itu membuatnya penasaran, sekaligus sedikit takut.
'Aku... aku juga merasakan hal yang sama,' Lila akhirnya mengakui, suaranya hampir berbisik. Adrian tersenyum lagi, dan kali ini, senyum itu lebih hangat, lebih dalam. Dia melangkah lebih dekat, dan untuk pertama kalinya, Lila merasa seperti dunia ini benar-benar milik mereka berdua.
Dalam momen itu, Lila menyadari bahwa ini bukan hanya pertemuan biasa. Ini adalah awal dari sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang bisa mengubah hidupnya selamanya. Dia menatap Adrian lagi, dan dalam tatapan itu, dia melihat harapan yang sama, keinginan yang sama. Bab ini berakhir dengan kesan mendalam atas pertemuan itu, meninggalkan Lila dengan perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.