Cinta Tanpa Suara

Chapter 2: Bab 2: Benih Perasaan

Di taman yang sama, di mana angin masih berbisik lembut dan dedaunan bergoyang pelan, mereka bertemu lagi. Kali ini, tatapan mereka lebih intens, seolah mencoba membaca apa yang tersembunyi di balik mata masing-masing. Suasana sepi menyelimuti mereka, menciptakan ruang yang intim di antara dua jiwa yang mulai saling mengenal. Gerakan kecil mereka, seperti senyuman yang lebih lebar atau sentuhan tangan yang hampir tak sengaja, menunjukkan ketertarikan yang mulai tumbuh. Benih perasaan itu mulai bersemi, meski belum ada kata-kata yang diucapkan. Saat mereka berpisah, tatapan mereka masih menggantung, dan dalam hati mereka, ada harapan akan pertemuan berikutnya yang lebih bermakna.

Sponsor
Banner sponsor muncul setelah chapter selesai dibaca agar ritme membaca tetap utuh.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

deleted

delete

Baca

Penantang Takdir

Saat gerbang antar dimensi terbuka di bumi, selurung dimensi terhubung. Sistem antar bintang yang memiliki konsel level...

Baca

Ketika Bertahan Tak Lagi Bernama Cinta

Raka dan Alena adalah pasangan lama yang bertahan bukan karena bahagia, melainkan karena takut kehilangan. Di balik hubu...

Baca

CEO yang belajar Melihat Dari Gadis Buta

seorang CEO muda yang sukses namun dingin Dan tertutup akibat penghianatan di masa lalunya. hidupnya berubah ketika bert...

Baca

le

harus bisa

Baca

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca