Dungeon Itu Memilihku
Chapter 2 : Lisensi Abu-Abu
Lorong keluar gedung pemerintahan bergetar oleh riuh rendah suara manusia. Seorang remaja berpakaian seragam sekolah menengah memeluk orang tuanya, lencana B berkilau di dadanya. Dua pria berbaju guild berseragam merah segera mengelilinginya, menawarkan kontrak dengan senyum lebar. Aldi berjalan menggeser bahu melalui kerumunan yang berdesakan—setiap langkahnya seperti memotong udara basah berisi sorak-sorai.
Meja registrasi Grade F terletak di pojok belakang hall, di belakang pilar penyangga yang menghalangi pandangan. Petugas wanita dengan kacamata rantai perak mengetik tanpa memandang ke atas. "Kartu identitas," gumannya. Aldi menggesekkan kartunya di mesin yang berdenting pelan. Lampu oranye berkedip sekali, bukan hijau terang seperti di meja sebelah.
"Porter. Opsi logistik atau tim pendukung," ujar petugas itu sambil mencetak dokumen di printer tua yang berdeham. Kertas yang keluar lebih tipis dari selebaran iklan kafe di luar. "Tanda tangan di sini, sini, dan sini. Tidak perlu baca klausul—bagian kalian sama selalu." Jarinya menunjuk tiga garis putus-putus di bagian bawah halaman.
Mesin pencetak lisensi berbunyi 'klik' sebelum mengeluarkan kartu plastik abu-abu kusam. Petugas itu menyodorkannya tanpa amplop pelindung seperti yang diterima Grade C di sebelah. Saat Aldi menyentuhnya, sensor mesin tiba-tiba berkedip merah selama 0,3 detik—sebuah pola geometris seperti spiral bercahaya muncul dan lenyap sebelum siapa pun menyadarinya. Petugas hanya mengangkat bahu ketika mesin kembali berfungsi normal.
Di depan gerbang utama, layar raksasa menampilkan wajah wanita dengan lencana S di jaket. Gambarnya berganti ke iklan guild elit yang merekrut pemburu berbakat. Seorang bocah lelaki menabrak bahu Aldi sambil teriak, "Aku Grade A, Ma! Aku bisa belikan rumah mewah!"
Aldi menggenggam lisensi portemya. Permukaan plastiknya terasa dingin dan mudah lentur, bukan kaku berkualitas seperti yang dipegang orang-orang di antrean sebelah. Hujan sudah berhenti, menyisakan genangan yang memantulkan neon sign iklan portal dungeon. Di dalam salah satu genangan itu, bayangan dirinya terpecah-pecah oleh riak air yang dibuat langkah kaki orang lalu lalang.
Ia berjalan menyusuri trotoar sambil merasakan kartu tipis itu di saku dadanya. Di kejauhan, sirene mobil guild patroli meraung memperingatkan bocornya dungeon kelas rendah. Langkahnya tidak dipercepat. Tugas semacam itu bukan untuknya sekarang. Lampu jalan menyala satu per satu, menerangi jalan pulang yang tiba-tiba terasa lebih panjang dari biasanya.
Her Eyes on Me
pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh rasa denganku. Dia meminta bantuan salah satu partnerku bapak-bapak yang berusia jauh lebih tua dariku. Laki-laki itu menghabiskan sisa waktu kegiatan di hotel dengan curhat kepada bapak itu untuk mendekatiku. Sesekali meminta bantuannya untuk memberikan gantungan kunci dan beberapa kue. Dia tidak berhenti meskipun sudah beberapa kali aku menjauh. Sampai akhirnya terungkap bahwa laki-laki itu melihatku sama dengan kekasihnya yang sudah lebih dulu meninggal. Kekasihnya meninggal karena sakit. Dia membersamai kekasihnya sampai detik akhir hayatnya. Bayangan kekasihnya muncul ketika melihatku. Tapi aku menolaknya. Aku takut dia hanya hidup dalam bayang-bayang kekasihnya.
read more
Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia
Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan dan rahasia yang disimpan, Nara terjebak dalam perselingkuhan yang mengubah hidup tiga orang sekaligus. Saat kebohongan terasa lebih mudah daripada kejujuran, satu keputusan akan menentukan: apakah cinta masih layak diperjuangkan, atau justru harus dilepaskan selamanya?
read more
Si Bodoh yang Jenius
Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelajaran. Namun setelah dipasangkan untuk belajar bersama, Jojo perlahan kagum dengan kerja keras Maria. Maria yang dulunya selalu gagal, kini semakin berkembang berkat bimbingan Jojo. Senyuman dan semangat Maria membuat hati Jojo goyah. Semakin lama, Maria tidak hanya belajar dengan baik, tapi juga menanjak pesat hingga membuat Jojo terancam. Dari hubungan guru–murid kecil-kecilan, hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan hangat yang penuh ketegangan batin karena persaingan.
read more
Lolongan Terakhir di Hutan Kelam
Di sebuah desa terpencil dekat hutan, serangkaian kematian brutal terjadi. Hewan ternak dan manusia ditemukan tewas dengan tubuh tercabik. Arman, seorang pemuda desa, mulai menemukan bahwa keluarganya terikat kutukan manusia serigala. Saat ayahnya berubah menjadi monster, rahasia kelam keluarga terkuak. Arman harus melawan bukan hanya ayahnya, tapi juga roh serigala purba yang berusaha mengambil alih tubuhnya. Dengan pisau bulan, ia berusaha menghentikan kutukan, namun setiap langkah justru menyeretnya semakin dalam ke dalam kegelapan.
read more
Sehabis Mencintai, Aku Belajar Melepaskan
Kisah Rania bermula dari cinta yang begitu dalam, namun meninggalkan luka yang menghancurkan. Ia berusaha bangkit di tengah kebingungan, dihadapkan pada pilihan antara Adi—cinta lama yang kembali meminta kesempatan—dan Damar, sahabat yang tulus namun diam-diam mencintainya. Di perjalanan, Rania menemukan bahwa hidup bukan hanya tentang bertahan pada kenangan, tapi juga berani membuka pintu baru. Apakah Rania akan memilih cinta yang pernah menyakitinya, atau cinta baru yang penuh ketenangan?
read more
Primadona Mengejar Pecundang
Dita, primadona dan peringkat pertama SMA Permata Kasih, awalnya menganggap Zeno sebagai siswa bodoh tak berguna. Namun saat melihat keteguhan dan potensi tersembunyi Zeno, ia justru berbalik jatuh hati dan bertekad membimbingnya. Tak disangka, Zeno bukan hanya menyusulnya, tapi mengalahkannya—baik dalam pelajaran, maupun dalam permainan perasaan......
read more
Bukan Untuk Kita Bertiga
Rani, Dira, dan Aldo bersahabat sejak kuliah. Namun semuanya mulai berubah saat Rani diam-diam jatuh cinta pada Aldo, yang ternyata memiliki perasaan pada Dira. Dira, yang menyadari hal itu, mencoba menjauh demi menjaga persahabatan mereka, tapi justru menyebabkan konflik batin yang lebih besar. Kisah ini menggambarkan cinta yang tidak bisa dimiliki tanpa menghancurkan sesuatu yang lain.
read more
Bukan Gamon
Vira baru saja putus dari Hamdan dan merasa dunia runtuh. Ia gagal move on, hingga Hadnyan—teman mantan yang dikenal cuek dan introvert—tiba-tiba muncul dalam hidupnya. Sifat Hadnyan yang suka jahil tapi tidak pernah benar-benar hadir membuat Vira bimbang: nyaman, tapi terluka. Siklus hadir-menghilang Hadnyan membuat Vira kelelahan secara emosional, hingga akhirnya ia memutuskan untuk pergi. Namun, Hadnyan yang selama ini diam mulai berubah. Perasaan mulai jujur disampaikan, luka mulai diobati.
read more
Now You’re My Favorite Hello
Aisha, siswi baru di SMA, terjebak dalam dinamika hati antara Rian—sahabat sekaligus cinta pertamanya—dan sang kakak kelas misterius yang selalu menyapanya dengan hangat. Saat proyek, lomba, dan momen-momen tak terduga mempererat mereka, pilihan sulit menanti di akhir. Di malam purnama terakhir sebelum keputusan terungkap, hati Aisha bergetar: akankah ia memilih kenyamanan bersama Rian, atau keberanian merespons sapaan hangat sang kakak kelas? perjalanan mereka berujung pada satu momen yang menentukan segalanya…
read more