delete

Chapter 1: Momen Pertama Pijat Sensual

Malam itu aku tak bisa tidur. Obsesi yang selama ini kupendam ingin melihat istriku dijamah pria lain terus berkecamuk di benak. Sudah berbulan-bulan aku merayu Rini, istriku, agar mau diajak pijat sensual. Awalnya dia menolak keras, marah dan menganggapku mesum. Tapi aku terus membujuknya dengan lembut, menjelaskan ini hanya fantasi semata. Perlahan dia mulai luluh.

"Aku mau kalau kamu yang memijatku," ujar Rini suatu malam.

"Bukan begitu sayang. Aku ingin lihat kamu dipijat pria lain. Biar aku yang atur semuanya," jawabku mantap.

Rini diam. Wajahnya merah padam. Aku tahu dia bimbang. Tapi aku yakin dia akan menuruti kemauanku. Karena dia mencintaiku.

Esoknya aku cari informasi tentang pijat sensual di internet. Kucari terapis pria yang berpengalaman dan bisa dipercaya. Setelah beberapa kali komunikasi, akhirnya dapatlah terapis bernama Indra. Dia berjanji akan memijat Rini dengan profesional.

Hari yang ditunggu pun tiba. Rini tampak gugup saat terapis datang. Indra tersenyum ramah dan menenangkan. "Ibu tenang saja. Saya akan memijat dengan teknik yang benar," katanya.

Rini berbaring telungkup di atas matras. Indra mulai memijat punggung dan kakinya dengan lembut. Rini tampak menikmati. Nafasnya mulai teratur.

"Buka bajunya bu, biar pijatannya lebih nyaman," pinta Indra.

Rini menolak. "Nggak usah, nggak apa-apa."

Indra tersenyum. "Ibu tenang saja. Saya profesional kok."

Dengan malu-malu, Rini melepas bajunya. Kini tinggal bra dan celana dalamnya. Indra melanjutkan pijatan di paha bagian dalam. Rini menggelinjang. Tapi dia diam saja.

"Bagaimana kalau buka semua bajunya bu? Biar pijatannya maksimal," bujuk Indra.

Rini menolak lagi. "Aku malu."

"Ibu cantik kok. Percaya sama saya," ujar Indra meyakinkan.

Rini ragu. Aku yang duduk di kursi melihatnya dengan jantung berdebar. Akhirnya Rini menyerah. Dia melepas bra dan celana dalamnya. Kini tubuh telanjangnya terbaring di hadapan Indra.

"Wah, tubuh ibu seksi sekali," puji Indra. Rini tersipu malu.

Indra melanjutkan pijatan di sekitar payudara dan paha Rini. Rini menggelinjang keenakan. Tangan Indra mulai berani meremas payudara dan mengelus memek Rini.

"Aahh.." Rini mendesah.

"Sstt, tenang bu. Nikmati saja," bisik Indra.

Jantungku serasa copot melihat adegan itu. Cemburu dan nafsu bercampur aduk. Tapi aku tak bisa menolak. Ini fantasiku.

Indra mulai memainkan jari-jarinya di memek Rini. "Aaahh.. jangan di situ.." tolak Rini.

Tapi Indra terus menggelitik itil Rini. Cairan memek Rini mulai keluar. Indra tertawa kecil. "Sudah basah nih bu. Nikmati saja."

Rini pasrah. Indra mulai menjilati memek Rini. "Jijik.. jangan.." tolak Rini lemah.

Tapi Indra terus menjilat. Lidahnya menari-nari di itil Rini. Rini megap-megap keenakan. "Aaahh.. oohh.." desahnya.

Indra lalu menggesek-gesekkan kontolnya di memek Rini. "Jangan.. nggak boleh.." tolak Rini.

Tapi Indra terus menggesek. "Tenang bu. Saya nggak akan masukin. Cuma gesekan saja," bujuknya.

Rini pasrah. Indra terus menggesek-gesek. Kepala kontolnya mulai menyentuh bibir memek Rini. "Aaahh.." Rini mendesah keenakan.

Indra tersenyum puas. "Sudah siap bu? Mau saya masukin sekarang?" tanyanya.

Rini diam saja. Matanya terpejam menikmati sensasi yang baru pertama kali dirasakannya. Indra tersenyum kemenangan. Tangannya memegang kontolnya yang sudah tegang. Dia siap memasukkan ke memek Rini.

Aku menahan nafas. Jantungku berdebar kencang. Inikah yang kufantasikan selama ini? Melihat istriku diperkosa pria lain?

Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa. Indra sudah siap menusukkan kontolnya ke memek Rini. Aku hanya bisa menonton dan menahan gejolak di dadaku.

Indra mulai mendorong kontolnya perlahan. Bibir memek Rini mulai terkuak. "Aaahh.." Rini mendesah.

Indra terus mendorong hingga kepala kontolnya amblas ke memek Rini. "Oohh.." Rini melenguh.

Indra tersenyum puas. "Enak kan bu?" tanyanya.

Rini diam saja. Indra mulai menggenjot memek Rini perlahan. "Aaahh.. aaahh.." Rini mendesah keenakan.

Aku terdiam mematung. Tak percaya apa yang kulihat. Istriku sedang diperkosa pria lain di hadapanku. Cemburu dan nafsu bercampur aduk. Tapi aku terangsang juga melihatnya.

Indra semakin cepat menggenjot memek Rini. "Aaahh.. teruss.." desah Rini.

Aku tak percaya mendengarnya. Istriku menikmati diperkosa pria lain. Indra semakin cepat menggenjot. "Aaahh.. aku mau keluar.." desah Rini.

Indra tersenyum. "Keluarin aja bu. Saya juga mau keluar," bisiknya.

Rini menggelinjang hebat. "Aaahh.. aku keluaarr.." desahnya.

Indra ikut menggelinjang. "Aaahh.. saya juga keluar.." desahnya.

Kontol Indra berkedut-kedut di memek Rini. Cairan mani Indra muncrat di dalam memek Rini. "Aaahh.." Rini melenguh keenakan.

Indra terkulai lemas di atas tubuh Rini. Keringat bercucuran dari tubuh mereka berdua. Aku terdiam mematung. Tak percaya apa yang baru saja kulihat.

Inikah yang kufantasikan selama ini? Melihat istriku diperkosa pria lain? Tapi mengapa aku malah terangsang melihatnya?

Aku bingung dengan perasaanku sendiri. Cemburu bercampur nafsu. Marah bercampur puas. Aku tak tahu harus berbuat apa.

Indra bangkit dari tubuh Rini. Dia tersenyum puas. "Enak kan bu?" tanyanya.

Rini diam saja. Mukanya memerah. Indra lalu berdiri dan merapikan pakaiannya. "Saya pulang dulu ya bu. Lain kali kita main lagi," katanya.

Rini mengangguk lemah. Indra lalu keluar kamar. Aku masih terdiam mematung di kursi. Tak percaya apa yang baru saja terjadi.

Rini bangkit dari tempat tidur. Dia merapikan pakaiannya dengan wajah kacau. Aku menatapnya tajam. Rini menunduk malu.

"Kamu puas sekarang?" tanyaku datar.

Rini mengangguk lemah. "Aku nggak nyangka bakal seintens itu," katanya lirih.

Aku menghela nafas panjang. "Aku juga," kataku pelan.

Kami terdiam. Perasaan campur aduk menguasai diri kami. Cemburu, marah, puas, dan terangsang bercampur jadi satu.

Aku tak tahu harus berbuat apa. Yang jelas, fantasiku sudah terwujud. Tapi dengan konsekuensi yang tak terduga.

Aku dan Rini terdiam mematung. Menatap masa depan yang tak pasti. Menyesali apa yang baru saja terjadi. Tapi juga tak bisa bohong, ada rasa puas yang aneh di hati kami.

Inikah yang namanya cinta? Atau hanya nafsu belaka? Aku tak tahu. Yang jelas, hidup kami tak akan pernah sama lagi setelah ini.

Tapi apakah aku menyesal? Entahlah. Yang jelas, aku ingin mengulanginya lagi. Ingin melihat istriku diperkosa pria lain lagi. Ingin merasakan cemburu dan nafsu yang bercampur aduk lagi.

Apakah aku sudah gila? Mungkin. Tapi itulah yang namanya cinta. Cinta yang buta dan tak masuk akal.

Aku dan Rini terdiam mematung. Menatap masa depan yang tak pasti. Tapi juga tak bisa bohong, ada rasa penasaran yang menggelora di hati kami.

Kami ingin mengulanginya lagi. Ingin merasakan sensasi yang sama lagi. Ingin melihat istriku diperkosa pria lain lagi.

Tapi apakah kami siap dengan konsekuensinya? Entahlah. Yang jelas, kami sudah terlanjur jatuh ke lubang yang sama.

Dan kami tak tahu, sampai kapan kami akan terus terpuruk di dalamnya.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

Ketika Bertahan Tak Lagi Bernama Cinta

Raka dan Alena adalah pasangan lama yang bertahan bukan karena bahagia, melainkan karena takut kehilangan. Di balik hubu...

Baca

CEO yang belajar Melihat Dari Gadis Buta

seorang CEO muda yang sukses namun dingin Dan tertutup akibat penghianatan di masa lalunya. hidupnya berubah ketika bert...

Baca

le

harus bisa

Baca

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca

Lolongan Terakhir di Hutan Kelam

Di sebuah desa terpencil dekat hutan, serangkaian kematian brutal terjadi. Hewan ternak dan manusia ditemukan tewas deng...

Baca

Sehabis Mencintai, Aku Belajar Melepaskan

Kisah Rania bermula dari cinta yang begitu dalam, namun meninggalkan luka yang menghancurkan. Ia berusaha bangkit di ten...

Baca