Langit dan Luka: Kisah Cinta Dua Dunia
Chapter 4: Tutor Belajar
Dalam suasana kelas yang semakin tegang, kabar yang mengguncang tiba-tiba menghiasi pembicaraan para murid. Guru wali kelas, yang selama ini terlihat dingin dan teratur, memberikan pengumuman yang sangat tidak terduga. "Aruna, kau akan menjadi tutor belajar pribadi untuk Raka," ujarnya dengan suara yang tenang namun penuh makna. Raka, yang terlihat sedang memainkan ponselnya, mengangguk dengan senyum yang sedikit menggoda. Aruna segera mengangkat matanya, terkejut. "Apa?" ia mengucapkan, suaranya terdengar tersendat. "Ini keputusan sekolah. Harus dilakukan," lanjut guru. Tidak ada pilihan. Aruna terdiam, memandang ke arah Raka yang menyeringai.
Di luar kelas, saat pulang, Aruna berjalan dengan langkah yang perlahan. Pikirannya penuh dengan rasa cemas dan kekecewaan. Apa yang terjadi? Mengapa ia terpaksa menghadapi Raka lagi? Ia tidak bisa menyangkal bahwa ini adalah dosa, tapi ia juga tahu bahwa ini adalah keharusan. Ia merasa seperti korban yang tidak punya pilihan. Saat tiba di rumah, ia menatap cermin, dengan rasa bimbang yang semakin dalam. Apakah ini kesempatan untuk mengubah sesuatu, atau hanya bentuk kekerasan yang terus-menerus memaksakannya?
Dalam hati, Aruna merasa seperti di dalam badai. Di satu sisi, ia takut akan musuhnya, di sisi lain, ia tak tahu bagaimana menghadapinya. Ia merasa bahwa kehidupannya seakan terbelah, dan ia tidak tahu lagi apa yang benar dan apa yang salah. Ia hanya tahu, ia harus menghadapi Raka, terlepas dari rasa benci yang membara di dalam dirinya.
Rekomendasi Novel
Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.