Xxx Pinggir Usia

Chapter 1: Pertemuan Pertama

Hari ini adalah hari pertama Nindy masuk sekolah setelah liburan panjang. Gadis berusia 17 tahun itu duduk di bangku kelas XI IPS, dengan seragam putih abu-abu yang masih terlihat rapi. Rambut sebahu yang tadi pagi dia ikat kuda-kuda kecil kini sudah mulai berantakan terkena angin saat perjalanan ke sekolah.

Nindy melirik jam tangannya, masih ada lima menit sebelum bel masuk berbunyi. Dia melihat ke sekeliling kelas yang mulai dipenuhi teman-temannya yang lain. Ada yang asyik mengobrol, ada yang sibuk membereskan buku di meja, dan ada pula yang seperti Nindy, hanya diam menunggu pelajaran dimulai.

Dia menghela nafas pelan. Rasanya baru kemarin dia mengikuti ujian semester lalu, dan sekarang sudah masuk tahun ajaran baru. Nindy mengambil buku catatannya yang baru, merasakan tekstur sampulnya yang masih mulus dan halaman-halaman yang belum ternoda coretan.

"Nindy!" sebuah suara memanggil dari arah pintu.

Nindy menoleh dan melihat Rani, sahabatnya sejak SMP, berlari ke arahnya sambil melambai-lambaikan tangan.

"Eh, Rani! Lama tak jumpa," sapa Nindy sambil tersenyum.

Rani duduk di bangku di sebelah Nindy. "Liburanmu kemana aja? Nggak pernah ngajak jalan-jalan lagi," protes Rani dengan wajah cemberut.

Nindy mengangkat bahu. "Biasa aja, di rumah. Orangtua sibuk kerja, jadi nggak kemana-mana."

"Ah, untunglah aku kemarin diajak jalan sama keluargaku. Refreshing di Puncak lumayan kan," Rani mulai bercerita panjang lebar tentang liburannya.

Nindy mendengarkan dengan sesekali mengangguk, tapi pikirannya melayang entah ke mana. Sejak beberapa bulan terakhir, ada sesuatu yang mengusik benaknya. Sesuatu yang membuatnya sering melamun dan merasa gelisah.

"Eh, Nindy. Kamu dengerin nggak sih?" Rani menepuk lengan Nindy pelan.

"Iya, iya. Maaf aku lagi pusing mikirin tugas kemarin," alasan Nindy cepat.

Rani menatapnya curiga. "Kamu kenapa sih belakangan ini? Sering melamun melulu."

Nindy tersenyum canggung. "Nggak apa-apa kok. Cuma lagi banyak pikiran aja."

Bel masuk berbunyi, menyelamatkan Nindy dari kecurigaan Rani yang semakin menjadi. Mereka berdua segera merapikan buku dan duduk dengan benar menunggu guru masuk.

Tapi pikiran Nindy masih melayang pada hal yang sama. Rasa penasaran yang aneh dan menggelitik di benaknya. Rasa ingin tahu yang membuatnya sering mencari-cari informasi di internet tentang hal-hal yang seharusnya belum pantas dia ketahui.

"Aku ini kenapa sih?" gumam Nindy pelan dalam hati.

Perasaan itu makin menjadi sejak beberapa bulan terakhir. Sesuatu yang membuatnya sering gelisah dan sulit tidur. Sesuatu yang membuatnya sering membayangkan hal-hal aneh yang belum pernah dia alami.

"Mungkin aku cuma stres," pikir Nindy mencoba menenangkan diri.

Tapi dalam hati kecilnya, dia tahu itu bukan sekadar stres. Ada sesuatu yang mendorongnya untuk mencari tahu lebih jauh, untuk mencoba hal-hal baru yang belum pernah dia lakukan sebelumnya.

"Aku ini kenapa sih?" Nindy kembali bertanya pada diri sendiri.

Tanpa sadar, senyum kecil terukir di bibirnya. Senyum yang mengandung misteri dan rasa penasaran yang tak terbendung.

"Mungkin aku memang sudah waktunya mencari tahu," pikir Nindy mantap.

Dan sejak saat itu, tekadnya sudah bulat. Dia akan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Dia akan menemukan jawabannya, meski harus melalui jalan yang terjal dan berliku.

Rekomendasi Novel

Novel populer yang bisa kamu coba setelah ini.

Saat Bosan Mengajarkan Penghianatan

Alya dan Raka adalah pasangan SMA yang terlihat sempurna, namun kebosanan perlahan menggerogoti hubungan mereka. Saat pe...

Baca
Her Eyes on Me

Her Eyes on Me

pertemuan ttidak sengaja seorang laki-laki denganku di sebuah hotel untuk kegiatan kementerian. Laki-laki itu menaruh ra...

Baca

Ketika Janji Menjadi sebuah Rahasia

Pernikahan yang terlihat utuh perlahan retak saat kesepian membuka pintu bagi masa lalu. Di antara janji yang diucapkan...

Baca

Si Bodoh yang Jenius

Jojo, cowok pintar yang sombong, awalnya menertawakan Maria, siswi baru cantik keturunan Chinese yang bodoh dalam pelaja...

Baca

Lolongan Terakhir di Hutan Kelam

Di sebuah desa terpencil dekat hutan, serangkaian kematian brutal terjadi. Hewan ternak dan manusia ditemukan tewas deng...

Baca

Sehabis Mencintai, Aku Belajar Melepaskan

Kisah Rania bermula dari cinta yang begitu dalam, namun meninggalkan luka yang menghancurkan. Ia berusaha bangkit di ten...

Baca

Primadona Mengejar Pecundang

Dita, primadona dan peringkat pertama SMA Permata Kasih, awalnya menganggap Zeno sebagai siswa bodoh tak berguna. Namun...

Baca

Bukan Untuk Kita Bertiga

Rani, Dira, dan Aldo bersahabat sejak kuliah. Namun semuanya mulai berubah saat Rani diam-diam jatuh cinta pada Aldo, ya...

Baca

Bukan Gamon

Vira baru saja putus dari Hamdan dan merasa dunia runtuh. Ia gagal move on, hingga Hadnyan—teman mantan yang dikenal cue...

Baca